Browse Category

sholat

Apa itu Shalat Istikharah

Secara manusiawi kita senantiasa dihadapkan pada berbagai pilihan. Adakalanya ketika kita harus memilih pilihan-pilihan yang sifatnya mendesak dan penting atau pilihan-pilihan yang sifatnya sederhana, yang pasti berbagai pilihan itu senantiasa ada dan mengiringi perjalanan hidup kita.

Maka ada sebuah tuntunan dan tuntutan mana kala kita dihadapkan pada proses pemilihan tersebut. Allah telah menggambarkan sebuah pilihan umum didalam hidup manusia dengan penggambaran antara yang haq (kebenaran) dan bathil (kejahatan).

belajar shalat istikharah

sholat istikharah
Pemilihan antara haq dan bathil ini adalah sebuah mekanisme abadi yang senantiasa mengiringi perjalanan hidup manusia. Tidak terkecuali disemua hal, bahkan hingga hal-hal yang seringkali kita anggap remeh.

Karenanya Allah dan Rasul-Nya telah mensyariatkan sebuah tuntunan agar kita tidak salah dan keliru dalam mengambil keputusan. Terutama ketika kita menghadapi berbagai permasalahan yang penting dan mendesak.

Tuntunan cara memilih berdasarkan syar’i ini adalah sebagai wujud kasih sayang Allah atas sifat dasar manusia yang memiliki kelemahan. Dimana kelemahan tersebut adalah kecenderungan manusia untuk ragu dan tidak yakin atas pilihan yang telah ia putuskan.

Allah SWT berfirman,

ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ‌ۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. (QS. Al Baqoroh : 147)

Baca juga: Penjelasan lengkap mengenai Ayat Kursi, beberapa ayat dalam Surat Albaqarah dengan segudang kelebihan

Maka tuntunan ini memang sejatinya dibutuhkan oleh manusia sepanjang hidupnya, agar setiap keputusan yang ia ambil senantiasa istiqomah dalam kebenaran. Tuntunan tersebut adalah shalat istikharah sebagaimana yang telah di contohkan dalam sunnah Rasulullah SAW.

Banyak hal yang sering kali menjadi latar belakang dilaksanakannya shalat istikharah diantaranya seperti, memilih pekerjaan, memilih jenjang pendidikan, memutuskan suatu hal untuk kepentingan umat dan lain sebagainya. Salah satu yang paling lazim di gunakan sebagai motivasi mengamalkan sholat ini adalah ketika memilih jodoh.

Memilih jodoh adalah salah satu mekanisme kehidupan yang bersifat sangat krusial. Dimana jodoh bisa mengantarkan kita ke syurga atau bahkan menjerumuskan ke neraka, baik itu di dunia atau pun di akhirat. Karena begitu penting dan agungnya prosesi memilih jodoh ini, maka disyariatkanlah untuk melaksanakan shalat istikharah.

 

Mengundi atau Menentukan Pilihan Secara Syar’i

Sebagaimana seperti yang telah disinggung di penjelasan diatas, manusia senantiasa menghadapi berbagai pilihan dalam hidupnya. Berbagai cara pun dilakukan agar mereka bisa meyakinkan diri atas keputusan yang telah ia ambil.

Sebelum shalat istikharah hadir sebagai sebuah tuntunan syar’i bagi seorang muslim, banyak sekali cara-cara yang dilakukan untuk memutuskan sesuatu. Diantaranya ada yang menyesatkan dan mengada-ada. Jangankan bernilai ilmiah, beberapa cara dalam mengambil keputusan pun terbilang tidak masuk akal dan lebih ke takhayul belaka.

Salah satu contohnya sebagaimana di kisahkan dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan mendapatkan derajat yang tinggi orang yang berdukun atau mengundi dengan anak panah, atau pulang dari perjalanan dengan pesimis”.

Tips Supaya Mudah Bangun Sholat Tahajud

Bagi orang Muslim, sholat tahajud adalah ibadah sunah. Selain bisa menenangkan jiwa, doa-doamu pun akan lebih mudah dikabulkan dengan rajin melakukan ibadah ini. Sayangnya, banyak orang menganggap sholat tahajud berat untuk dilakukan. Maklum, saat sepertiga malam datang kita lebih memilih untuk terlelap hingga subuh siang. Saat membuka mata, ternyata matahari sudah terang benderang, waktu sholat pun sudah lewat.

Nah, berniat shalat tahajud tapi susah bangun? Sekarang sholat tahajud tak kan lagi terasa berat jika kamu menerapkan 10 tips praktikal berikan di sini. Simak baik-baik ya.

1. Jika ingin bangun di sepertiga malam, kamu wajib berhenti begadang dan segeralah tidur kurang dari jam 10.00 malam.

Jika kamu ingin bangun di sepertiga malam, maka kamu wajib menghentikan kebiasaan begadang. Tubuh yang sudah lelah beraktivitas hingga larut malam akan membuatmu susah untuk bangun pada dini hari. Jika kamu berharap bisa bangun jam 2.00 pagi, setidaknya kamu sudah tidur pada pukul 22.00. Jika kamu ingin bangun pada pukul 3.00 pagi setidaknya kamu sudah terlelap pada pukul 23.00. Biasanya kamu bisa bangun dengan kondisi yang segar saat kamu sudah tidur 4 jam.

Nah, tidur lebih awal bukan hanya membuatmu lebih segar saat bangun pagi-pagi buta, produktivitas otakmu juga bisa menjadi lebih cemerlang dan khusyuk saat berdoa. Jadi mulai sekarang kamu bisa tidur lebih awal untuk membuat siklus tidur baru agar melaksanakan sholat tahajud gak lagi jadi angan-angan, tapi juga bisa dilakukan.

2. Menata kamar sebelum tidur bisa membuat istirahatmu lebih berkualitas dan semangatmu menyala. Bangun dini hari, yang menyambutmu adalah kamar rapi jali.

Bangun saat dini hari kadang menjadi hal yang berat apalagi saat kamu sudah padat aktivitas di siang hari. Namun, sekarang bangun dini hari bukan hal yang mustahil jika kamu mendapatkan tidur berkualitas meskipun tidur dalam waktu yang singkat. Salah satu caranya adalah dengan mengkondisikan kamar agar nyaman. Misalnya kamu bisa mulai membersihkan kasurmu menjelang tidur dan menyingkirkan gadget dan barang elektronik dari atas ranjang. Serta jangan lupa rutin mengganti sprei dan sarung bantal setiap pekan. Nah, aktivitas ini, gak jarang tidurmu akan lebih relaks dan berkualitas. Jadi kamu bisa bangun di sepertiga malam untuk berdoa dengan semangat dan tak lagi malas-malasan.

3. Bangun dini hari menjadi lebih mudah jika kamu tidak lagi makan terlalu kenyang, apalagi saat makan malam. Setidaknya akhiri santapanmu pada jam 18.00.

Jika kamu benar-benar ingin bisa berdoa pada waktu spesial, coba kamu berhenti makan terlalu banyak saat malam. Karena makan kenyang akan membuat perutmu terasa penuh dan malas bergerak. Jadi disarankan kamu bisa menghentikan makan malam pada jam 18.00 sore dengan makan menu-menu yang sesuai. Dengan begitu cara ini, pencernaanmu juga bisa menjadi lebih relaks saat tidur dan kamu menjadi lebih mudah bangun dini hari. Selain keadaan lambung yang tidak terlalu penuh dengan makanan membuat metabolisme tubuhmu sedikit istirahat saat terlelap.

4. Minum segelas air putih sebelum pergi tidur bisa menjadi jurus untuk bangun dini hari tanpa lesu.

Gak jarang sholat tahajud hanya sekedar niat dalam ucapan yang tak pernah dilakukan. Nah, jika kamu ingin bangun dan mewujudkannya di sepertiga malam, kamu bisa coba minum segelas air putih sebelum beranjak tidur. Air putih akan membantu tubuhmu menjadi lebih segar dengan asupan oksigen yang ada dalam air mineral. Selain itu, asupan cairan juga akan membuat tidurmu menjadi lebih berkualitas. Gak jarang kamu juga menjadi lebih merasa bugar saat tersadar dari lelap tidur di tengah malam.

5. Tidur dengan posisi miring ke kanan juga bisa membuatmu mendapatkan tidur yang berkualitas, jadi kamu bisa merasa segar saat harus beranjak dari kasur.

Untuk bangun di sepertiga malam menjadi berat lantaran kamu malas untuk segera beranjak. Alih-alih ingin segera menemukan air wudhu, kamu justru merasa sangat ngantuk karena tidurmu yang tidak benar-benar membuat beristirahat. Nah, jika kamu ingin melaksanakan sholat sunah dengan segar, ikuti saja ajaran Nabi dengan tidur dalam posisi miring ke kanan.

Posisi ini bisa mengistirahatkan otak kirimu yang biasa digunakan sehari-hari untuk bergerak. Selain itu, kamu juga bisa mengistirahatkan jantung dan lambungmu lho. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan istirahat yang berkualitas dan kamu tak perlu lagi takut merasa lelah atau ngantuk di kantor saat harus bangun tengah malam. Sekarang kamu bisa segera beranjak dari kasur dengan rasa segar.

5 Tips supaya bisa sholat dhuha

Sudah bukan rahasia lagi kalau shalat dhuha adalah shalat sunah yang terbukti bikin rejeki makin lancar. Shalat ini merupakan shalat sunnah yang sangat dianjurkan dan selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad.

Hanya saja, banyak sekali orang yang kesulitan menjalankan shalat dhuha. Apalagi waktu shalat ada di antara jam-jam produktif kerja atau menuntut ilmu. Lalu, bagaimana tipsnya agar kamu bisa tetap rajin shalat dhuha?

1. Jika kamu masuk kerja jam 9 pagi, lakukan shalat dhuha sebelum kamu berangkat ke kantor.Ketika kamu masuk ke kantor, biasanya kamu akan langsung disibukkan dengan aneka ragam deadline. Dengan begitu, perasaanmu pun tidak cukup tenang untuk beribadah. Membiasakan shalat sebelum berangkat, justru akan membuat pikiranmu lebih tenang. Kamu tidak akan terburu-buru dan ibadah pun fokus.

2. Buat cewek, pastikan kamu shalat terlebih dulu sebelum menggunakan makeup.Kamu yang diharuskan tampil menarik saat bekerja, sudah tentu merasa kerepotan saat harus bolak-balik mengenakan makeup. Oleh karena itu, usahakan kamu tidak mengenakan make up dahulu sebelum shalat dilakukan.

3. Jika kamu bekerja sejak pukul 7 pagi, segera hampiri mushola setelah melakukan presensi. Sebisa mungkin, tidak mampir dulu ke meja kerjamu.

Pukul 7 pagi sudah harus di kantor atau sekolah? Tenang! Kamu bisa langsung bergegas ke mushola dan berwudhu. Tentunya, setelah kamu presensi, melakukan apel, atau briefing pagi ya.

4. Jika kamu sekolah dari jam 7 pagi, melakukan shalat dhuha saat istirahat pertama adalah langkah cerdas.Beruntunglah kamu karena waktu shalat dhuha cukup panjang. Karena itu, pada istirahat pertama, utamakanlah shalat dhuha terlebih dahulu. Baru kemudian kamu bisa beranjak dari mushola untuk jajan.

5. Berangkatlah lebih pagi dari rumah agar terhindar dari kemacetan. Sampai di kantor, kamu punya banyak waktu untuk menjalankan shalat dhuha.